MENU
Cari berdasarkan Kategori
Cari berdasarkan Bulan

Apa Itu NAS? Panduan Memilih Network Storage untuk Pemula

Situs ini memperoleh pendapatan melalui program afiliasi.
Penulis artikel ini: ‘Mr. Gadget’
  • Berguru pada Masatoshi Ono, penyanyi peraih jutaan penjualan yang pernah tampil di Kohaku Uta Gassen
  • Memiliki rekam jejak pengawasan untuk Ameba Choice dan media web Picky’s
  • Anggota individu Asosiasi Pemasaran Word-of-Mouth (WOM)
Salam kenal!
Daftar Isi

Apa itu NAS

NAS adalah singkatan dari “Network Attached Storage”, yaitu perangkat penyimpanan yang digunakan dengan cara menghubungkannya ke jaringan (LAN) di rumah atau kantor. Umumnya dibaca sebagai “nas”.

Ms.Gadget

Saya sering mendengar istilah “NAS” belakangan ini, tapi apa bedanya dengan HDD eksternal?

Mr.Gadget

Perbedaan terbesarnya adalah HDD eksternal hanya bisa terhubung ke satu PC melalui USB, sedangkan NAS dapat diakses oleh beberapa perangkat sekaligus melalui jaringan.

Di dalam NAS, selain media penyimpanan seperti HDD atau SSD, terdapat konfigurasi seperti “server kecil” yang dilengkapi dengan CPU, memori, dan OS khusus. Fitur utamanya adalah Anda hanya perlu menghubungkannya ke router menggunakan kabel LAN (atau Wi-Fi), lalu Anda bisa mengakses, menyimpan, dan berbagi data dari berbagai perangkat seperti PC, smartphone, dan tablet yang berada di jaringan yang sama secara bersamaan.

Perbedaan dengan HDD Eksternal dan Cloud

Untuk memahami posisi NAS dengan tepat, mari kita bandingkan dengan HDD eksternal dan penyimpanan cloud.

Ms.Gadget

Penyimpanan cloud terasa lebih praktis, apakah ada alasan untuk memilih NAS?

Mr.Gadget

Cloud memang praktis, tetapi biaya bulanan akan membengkak seiring bertambahnya kapasitas. Keunggulan NAS adalah hanya membutuhkan biaya awal saja, dan hak kontrol atas data sepenuhnya berada di tangan Anda.

HDD eksternal memang praktis, namun hanya bisa diakses dari satu PC yang terhubung via USB. Di sisi lain, penyimpanan cloud bisa diakses dari mana saja via internet, tetapi biaya bulanan akan meningkat jika kapasitasnya bertambah.

NAS adalah pilihan yang seimbang, di mana “ada biaya awal tetapi tidak ada biaya bulanan, bisa diakses dari banyak perangkat, dan hak kelola data sepenuhnya milik Anda”. Terutama bagi mereka yang ingin menyimpan data berkapasitas besar seperti foto dan video dalam jangka panjang, keuntungan biaya dibandingkan dengan biaya bulanan cloud akan terasa lebih besar.

Keuntungan Menggunakan NAS

Dengan memasang NAS, Anda dapat melakukan hal-hal utama sebagai berikut:

Ms.Gadget

Dalam situasi apa saja alat ini berguna?

Mr.Gadget

Kegunaannya sangat luas, mulai dari membuat foto keluarga dapat dilihat dari smartphone semua orang, hingga mengakses file rumah saat Anda sedang di luar.

  • Berbagi file dari banyak perangkat: Anda bisa mengakses foto dan video dari smartphone atau PC seluruh anggota keluarga. Pengelolaan menjadi lebih mudah dengan mengumpulkan data rumah tangga di satu tempat.
  • Backup otomatis: Anda bisa membangun sistem untuk mencadangkan data PC atau smartphone secara berkala dan otomatis. Ini berguna untuk berjaga-jaga jika terjadi kerusakan atau kehilangan.
  • Media server: Video dan musik yang disimpan dapat diputar secara streaming di TV atau konsol game. Anda bisa memanfaatkannya sebagai “pusat hiburan” di rumah.
  • Akses remote: Anda bisa mengakses NAS di rumah dari luar melalui internet untuk mengambil file. Anda tetap bisa mengakses data yang diperlukan saat sedang dalam perjalanan dinas atau liburan.
  • Cloud pribadi: Anda bisa membangun lingkungan cloud sendiri tanpa bergantung pada layanan cloud pihak ketiga. Anda sepenuhnya mengontrol privasi data Anda sendiri.

Pengetahuan Wajib Saat Memilih NAS

Kami akan menjelaskan istilah teknis yang perlu Anda ketahui saat memilih NAS. Dengan pengetahuan ini, Anda akan lebih mudah menilai apa yang penting saat melihat tabel spesifikasi.

Ms.Gadget

Saat melihat spesifikasi NAS, saya bingung karena banyak istilah asing seperti “RAID” atau “jumlah bay”…

Mr.Gadget

Kami akan membahas arti setiap istilah dan hubungannya saat memilih. Jika Anda memahaminya, Anda akan terhindar dari kesalahan pemilihan.

Jumlah Bay (Slot Drive)

Jumlah bay adalah jumlah HDD (atau SSD) yang dapat dipasang di unit NAS. Kapasitas maksimum, pilihan konfigurasi RAID, dan ukuran fisik NAS sangat bergantung pada jumlah bay ini.

Ms.Gadget

Untuk pemula, sebaiknya pilih yang 1-bay, 2-bay, atau 4-bay?

Mr.Gadget

Mempertimbangkan perlindungan data, saya merekomendasikan 2-bay. Anda bisa mengatur RAID 1, sehingga data tetap aman meskipun satu HDD rusak.

1-bay cocok bagi pengguna pemula yang mengutamakan biaya, namun karena tidak bisa dikonfigurasi RAID, ada risiko kehilangan data jika HDD rusak. Jika Anda mementingkan perlindungan data, kami merekomendasikan untuk memilih model dengan 2-bay atau lebih.

Untuk 4-bay ke atas, dimungkinkan konfigurasi redundansi tinggi yang canggih seperti RAID 5 atau RAID 6, yang mampu menyeimbangkan kapasitas besar dan keamanan tinggi. Namun, karena harga unit dan jumlah HDD bertambah, biaya awal menjadi lebih mahal. Jika Anda berencana meningkatkan jumlah data secara signifikan di masa depan, memilih 4-bay sejak awal akan meminimalisir penyesalan.

RAID

RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah teknologi yang menggabungkan beberapa HDD untuk dioperasikan secara virtual sebagai satu drive. Tujuannya secara garis besar terbagi menjadi dua: “menjamin redundansi (keamanan) data” dan “meningkatkan kecepatan baca/tulis”.

Ms.Gadget

Ada banyak jenis RAID dan saya bingung. Mana yang benar jika digunakan untuk pribadi?

Mr.Gadget

Untuk NAS 2-bay, RAID 1 adalah pilihan terbaik. Kapasitas memang akan berkurang setengah, tetapi data tetap terlindungi meski satu HDD rusak. Untuk 4-bay, RAID 5 memiliki keseimbangan yang sangat baik.

Bagi pengguna pribadi, mengatur RAID 1 (Mirroring) pada NAS 2-bay adalah yang paling simpel dan direkomendasikan. Kapasitas yang bisa dipakai memang hanya setara satu HDD, namun karena data tetap tersimpan di HDD satunya meski satu HDD rusak, Anda bisa melindungi data berharga Anda.

Perlu diingat, RAID adalah persiapan terhadap “kerusakan fisik” HDD, bukan mekanisme untuk melindungi data dari penghapusan tidak sengaja atau ransomware. Disarankan untuk mempraktikkan “aturan 3-2-1” untuk backup terpisah (3 salinan data, 2 jenis media berbeda, 1 disimpan di lokasi lain). Dengan mematuhi aturan ini, kemungkinan data dapat dipulihkan bahkan jika NAS mengalami kerusakan, pencurian, atau bencana akan meningkat.

CPU & Memori

NAS juga dilengkapi dengan CPU dan memori seperti PC, yang menentukan performa pemrosesan.

Ms.Gadget

Apakah NAS juga memiliki CPU dan memori? Apakah ada perbedaan performa seperti pada PC?

Mr.Gadget

Tentu ada. Untuk berbagi file saja, spesifikasi rendah sudah cukup, tapi jika Anda mempertimbangkan Docker atau pemutaran video 4K, CPU berbasis Intel + memori 4GB atau lebih adalah acuannya.

Arsitektur CPU secara garis besar terbagi menjadi dua jenis:

  • Berbasis ARM: Hemat energi dan memiliki keheningan yang unggul, serta memiliki performa yang cukup untuk berbagi file dan backup dasar. Banyak digunakan pada model entry-level. Karena konsumsi dayanya rendah, ini cocok bagi Anda yang ingin menekan biaya listrik.
  • Intel / AMD (Berbasis x86): Memiliki performa pemrosesan tinggi, dan mampu menangani penggunaan beban tinggi seperti Docker (virtualisasi kontainer) atau transcoding video 4K. Banyak digunakan pada model menengah hingga atas. Cocok bagi Anda yang ingin memperluas penggunaan NAS di masa depan.

Memori (RAM) adalah spesifikasi penting yang berhubungan langsung dengan kecepatan operasional NAS.

  • Direkomendasikan 4GB atau lebih. Model dengan memori 2GB tetap (tidak bisa ditambah) cenderung kekurangan cache sistem, yang bisa membuat operasional menjadi lambat.
  • Idealnya, pilihlah model yang memungkinkan penambahan memori hingga 16GB agar ada kelonggaran saat Anda menambah aplikasi atau layanan di masa depan.
  • Semakin besar memori, semakin menguntungkan untuk penggunaan beban tinggi seperti SSD cache, virtualisasi, atau menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

Pada tahun 2026, NAS dengan NPU (Neural Processing Unit) terintegrasi sudah mulai muncul, dan model yang dapat memisahkan pemrosesan seperti pengenalan foto AI atau album pintar dari CPU agar berjalan efisien, sudah mulai menjadi pilihan.

Sistem Berkas (File System)

Sistem berkas adalah mekanisme yang menentukan bagaimana data di HDD/SSD diatur dan dikelola. Dua sistem berkas yang utama digunakan di NAS adalah sebagai berikut:

Ms.Gadget

Apakah kita perlu memilih sistem berkas saat membeli NAS?

Mr.Gadget

Anda memilihnya saat pengaturan awal. Jika bingung, pilihlah Btrfs agar Anda bisa menggunakan fitur perlindungan seperti snapshot dan perbaikan mandiri (self-healing).

EXT4 adalah sistem berkas standar Linux, pilihan simpel dengan stabilitas dan kecepatan yang unggul. Di sisi lain, Btrfs memiliki fitur snapshot melalui teknologi “Copy-on-Write” dan fitur deteksi serta perbaikan otomatis korupsi data melalui checksum, sehingga cocok jika Anda mementingkan keamanan data.

Banyak produsen NAS, termasuk Synology, merekomendasikan penggunaan Btrfs. Namun, karena Btrfs mengonsumsi memori lebih banyak dibanding EXT4, pada model entry-level dengan memori hanya 2GB, EXT4 terkadang bisa beroperasi lebih nyaman.

Protokol yang Didukung

Protokol komunikasi (perjanjian untuk bertukar data) yang didukung NAS memiliki tingkat kepentingan yang berbeda tergantung pada OS dan penggunaan Anda.

Ms.Gadget

Sepertinya ada banyak protokol, apakah saya perlu menghafal semuanya?

Mr.Gadget

Untuk penggunaan di rumah, Anda hanya perlu tahu SMB. Anda bisa mengakses via SMB baik dari Windows maupun Mac.

Untuk penggunaan umum di rumah, tidak masalah selama mendukung SMB. Anda bisa mengakses NAS via SMB baik dari Windows maupun macOS.

NFS diperlukan jika Anda menggunakan lingkungan Linux atau ingin menggunakan NAS sebagai storage bersama di basis virtualisasi. iSCSI adalah fitur untuk pengguna tingkat lanjut yang memperlakukan NAS seperti disk lokal, yang hampir tidak perlu dipikirkan untuk penggunaan pribadi.

Ekosistem OS & Aplikasi

NAS dilengkapi dengan OS (Operating System) khusus, dan umumnya dioperasikan dengan mengakses layar manajemen melalui browser web. OS berbeda-beda tergantung produsennya, dan memiliki perbedaan dalam kemudahan penggunaan serta skalabilitas.

Ms.Gadget

Apakah OS NAS sangat berbeda antar produsen?

Mr.Gadget

Sangat berbeda. Jenis aplikasi, kemudahan UI, dan kelengkapan tindakan keamanan adalah perbedaan kualitas antar produsen. Untuk pemula, DSM dari Synology aman karena informasi penyelesaian masalahnya banyak.

Kelengkapan OS sangat mempengaruhi kemudahan penggunaan NAS. Bagi kebanyakan orang, DSM Synology adalah pilihan yang aman karena memiliki jenis aplikasi yang kaya dan informasi pemecahan masalah yang banyak. Namun, jika Anda mementingkan performa biaya hardware, QNAP, ASUSTOR, dan UGREEN juga merupakan kandidat kuat.

Pada tahun 2025, sempat menjadi topik hangat ketika Synology meringankan pembatasan HDD/SATA SSD pihak ketiga pada beberapa model dalam pembaruan DSM 7.3 (pembatasan drive M.2 NVMe tetap berlanjut). Saat memilih produsen, ada baiknya mengecek tidak hanya fitur OS tetapi juga kebijakan kompatibilitas HDD.

Cara Memilih NAS

Berdasarkan pengetahuan yang telah kita bahas, kami akan menjelaskan standar konkret untuk memilih NAS yang sesuai dengan tujuan Anda.

Ms.Gadget

Saya sudah paham istilahnya. Tapi saat benar-benar membeli, apa standar acuannya?

Mr.Gadget

Pertama-tama mulailah dari “tujuan penggunaan”, kemudian pertimbangkan “anggaran” dan “lingkungan pemasangan”, maka Anda bisa mempersempit pilihan dengan lancar.

Memilih Berdasarkan Tujuan

NAS membutuhkan spesifikasi yang berbeda tergantung tujuan penggunaannya. Penting untuk memperjelas “untuk apa menggunakannya” terlebih dahulu.

Ms.Gadget

Saya ingin backup dan mengelola foto, spesifikasi seperti apa yang dibutuhkan?

Mr.Gadget

Untuk tujuan itu, 2-bay + RAID 1 sudah cukup. Kapasitasnya jadikan 2 kali lipat dari jumlah data.

Poin pentingnya adalah memilih konfigurasi yang longgar, tidak hanya dengan mempertimbangkan “jumlah data saat ini”, tetapi juga perkiraan seberapa banyak data akan bertambah dalam 3-5 tahun ke depan. Terutama foto smartphone yang ukuran filenya terus membesar tiap tahun, desain kapasitas yang longgar sangatlah penting.

Memilih Berdasarkan Biaya Introduksi

Biaya untuk memperkenalkan NAS harus dipertimbangkan dari total “Unit NAS” + “HDD (atau SSD)”.

Ms.Gadget

Ada bayangan bahwa NAS cukup mahal, sebenarnya berapa kisarannya?

Mr.Gadget

Untuk kit NAS 2-bay + 2 unit HDD, kisarannya 5-10 juta Rupiah. Namun per tahun 2026, harga HDD melambung karena permintaan AI, jadi waktu pembelian juga penting.

Kisaran Harga Unit NAS (Per tahun 2026)

Situasi Harga HDD (Tahun 2026)

Per tahun 2026, harga HDD cenderung melambung karena lonjakan permintaan AI. Dilaporkan ada kenaikan rata-rata sekitar 46% dibandingkan September 2025. Tren ini diperkirakan akan berlanjut sepanjang tahun 2026.

Untuk kapasitas besar 4TB ke atas, HDD masih lebih efisien biaya dibandingkan SSD, namun untuk kelas 1-2TB, perbedaan harga dengan SSD semakin menyempit. Karena penggunaan NAS sering memilih 4TB ke atas, HDD tetap merupakan pilihan realistis untuk saat ini.

Estimasi Total Biaya NAS + HDD

Jangan hanya menilai dari harga katalog unit NAS, penting untuk membandingkan dengan “total biaya” termasuk jumlah HDD x harga satuan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan biaya listrik operasional (beberapa ratus hingga ribu per bulan untuk operasi 24 jam).

Memilih Berdasarkan Keheningan & Konsumsi Daya

NAS pada dasarnya adalah perangkat yang dioperasikan 24 jam sehari, 365 hari setahun. Oleh karena itu, keheningan dan konsumsi daya berhubungan langsung dengan kepuasan jangka panjang.

Ms.Gadget

NAS kan dinyalakan terus 24 jam, apa tidak bising?

Mr.Gadget

Untuk model kecil 2-bay, suaranya tidak akan mengganggu meski ditaruh di kamar tidur. Untuk 4-bay ke atas, lebih realistis menaruhnya di lemari atau ruangan lain.

Poin Keheningan

  • Suara putaran HDD dan hembusan angin kipas adalah sumber kebisingan utama NAS.
  • Model kecil 1-2-bay cenderung relatif hening dan mudah ditempatkan di kamar tidur atau ruang tamu.
  • Model 4-bay ke atas cenderung lebih bising karena jumlah HDD yang bertambah.
  • Jika mendukung fungsi berhenti putar HDD (spin-down), kebisingan saat tidak diakses bisa ditekan.
  • Jika dikonfigurasi hanya dengan SSD, suara putaran nol sama sekali, namun biaya naik drastis.

Estimasi Konsumsi Daya

  • NAS 2-bay (saat operasi normal): Sekitar 15-30W
  • NAS 4-bay (saat operasi normal): Sekitar 30-50W
  • Saat HDD tidur (sleep), konsumsi daya turun lebih rendah lagi.

Jika dikonversi ke biaya listrik bulanan, NAS 2-bay sekitar 30.000-70.000 Rupiah. Gunakan ini sebagai referensi saat membandingkan dengan biaya bulanan penyimpanan cloud.

Istilah dan Spesifikasi Pelengkap

Berikut kami rangkum istilah-istilah yang berguna untuk diketahui saat menggunakan NAS yang tidak muncul dalam penjelasan di atas.

Ms.Gadget

Apakah ada istilah lain yang sebaiknya diketahui?

Mr.Gadget

Ada beberapa. Ini adalah istilah yang akan muncul saat Anda mulai benar-benar mengoperasikan NAS, jadi silakan dibaca sekilas.

DLNA (Digital Living Network Alliance)

Standar yang memungkinkan video, musik, dan foto yang disimpan di NAS diputar secara streaming melalui jaringan di TV, konsol game, atau smartphone yang mendukung DLNA. Anda bisa menggunakannya hanya dengan mengaktifkan fungsi server DLNA (media server) di sisi NAS. Jika Anda memiliki TV yang mendukung DLNA di rumah, Anda bisa menikmati video NAS di layar lebar dengan mudah.

Docker

Teknologi virtualisasi yang menjalankan aplikasi dalam lingkungan independen bernama “kontainer”. Jika NAS mendukung Docker, Anda bisa menjalankan berbagai aplikasi di NAS seperti media server (Plex, Jellyfin), alat manajemen password, atau pemblokir iklan untuk memperluas fungsi NAS. Docker bisa berjalan di NAS berbasis ARM, namun karena jumlah aplikasi yang didukung jauh lebih banyak di CPU berbasis Intel/AMD (x86), disarankan memilih model dengan CPU x86 jika mementingkan pemanfaatan Docker.

UPS (Uninterruptible Power Supply)

Perangkat baterai untuk menyuplai daya sementara ke NAS saat pemadaman listrik guna mematikan sistem secara aman. Pemadaman listrik mendadak bisa menyebabkan kerusakan fisik HDD atau korupsi data, sehingga penggunaan UPS disarankan jika menangani data penting. Banyak NAS dilengkapi fungsi sinkronisasi dengan UPS, sehingga bisa disetel untuk mematikan sistem secara otomatis saat mendeteksi pemadaman. Harga bisa dimulai dari 700 ribu hingga 1 jutaan Rupiah.

Hot-swap

Fungsi untuk mengganti HDD dalam keadaan NAS tetap menyala. Sangat berguna terutama di lingkungan konfigurasi RAID, di mana jika HDD rusak, Anda bisa menggantinya dengan HDD baru tanpa mematikan NAS dan memulai pembangunan kembali (rebuild) RAID. Umumnya terdapat di NAS kit 2-bay ke atas. Ini fitur penting bagi penggunaan bisnis karena bisa menangani tanpa downtime.

S.M.A.R.T. (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology)

Fungsi diagnosis mandiri HDD/SSD. Secara konstan memantau suhu, waktu penggunaan, jumlah bad sector, dll dari drive, dan Anda bisa memeriksa data ini dari layar manajemen NAS. Dengan memeriksa informasi S.M.A.R.T. secara berkala, Anda bisa mendeteksi kelainan sebelum HDD benar-benar rusak, serta melakukan penggantian atau backup lebih awal. Anda juga bisa mengatur pengiriman notifikasi email dari OS NAS saat mendeteksi kelainan.

2.5GbE / 10GbE

Standar kecepatan komunikasi jaringan. Kecepatan transfer Gigabit Ethernet konvensional (1GbE) maksimum sekitar 125MB/s, sedangkan 2.5GbE mendukung hingga sekitar 312MB/s, dan 10GbE hingga sekitar 1.250MB/s.

Per tahun 2026, standar NAS berada di masa transisi dari 1GbE ke 2.5GbE. Jika Anda mementingkan kecepatan transfer file berkapasitas besar, harap perhatikan bahwa tidak hanya unit NAS, tetapi router dan kabel LAN (Cat5e ke atas) juga harus mendukung 2.5GbE atau lebih. Seiring dengan meluasnya router yang mendukung Wi-Fi 7, kita memasuki era di mana sisi LAN kabel juga dituntut 2.5GbE atau lebih.

Terima kasih telah membaca sampai akhir!

  • Penilaian dalam artikel ini adalah milik situs kami sendiri.
  • Kecuali dinyatakan lain, harga dan informasi produk adalah informasi pada saat artikel ditulis.
  • Harap dipahami bahwa kami tidak bertanggung jawab atas kesalahan informasi ini.
  • Nama produk dan layanan yang tercantum di situs ini adalah merek dagang dari masing-masing perusahaan.

Artikel ini ditulis dalam bahasa Jepang dan telah diterjemahkan.

Jika Anda menyukai artikel ini
Ikutiしてね!

Bagikan artikel ini!

Komentar

Tulis Komentar

CAPTCHA

Daftar Isi